— JAKARTA – Bek tengah Maxence Lacroix menyatakan keputusannya untuk bergabung dengan Chelsea dari Crystal Palace tidak memerlukan pertimbangan panjang. Pemain berusia 26 tahun itu merasa yakin kepindahan ini adalah langkah terbaik dalam kariernya.

Lacroix dilaporkan diikat kontrak berdurasi enam tahun oleh Chelsea, yang merogoh kocek sebesar 51 juta paun untuk mendatangkannya ke Stamford Bridge. Kehadiran Lacroix sejalan dengan strategi transfer baru Chelsea di bawah asuhan pelatih Xabi Alonso, yang memprioritaskan pemain berpengalaman.

Sebelum mengambil keputusan, Lacroix mengaku telah berkomunikasi dengan Alonso dan beberapa pemain Prancis yang sudah lebih dulu memperkuat Chelsea. Percakapan tersebut semakin memantapkan keyakinannya.

“Saya kira ini adalah transfer terbaik untuk saya karena ini klub terbaik di dunia,” ujar Lacroix seperti dikutip dari Sky Sports. Ia menambahkan, “Saya bicara dengan manajer di telepon. Kami bicara soal taktik, kami bicara soal bagaimana dia melihat permainan. Yang utama, sekadar bicara soal sepakbola dengannya pun saya senang, dan saya melihat kami punya tujuan dan keinginan yang sama untuk klub ini.”

Lacroix juga mendapat masukan positif dari rekan setimnya di tim nasional Prancis yang bermain untuk Chelsea. “Ketika saya bicara dengan pelatih, ketika saya juga bicara dengan orang-orang yang saya kenal dari tim nasional yang main untuk Chelsea, seperti Malo (Gusto), mereka bilang kalau ini adalah klub terbaik di dunia yang bisa saya tuju,” tuturnya.

Dengan keyakinan yang telah terbentuk, Lacroix merasa tidak perlu lagi memikirkan tawaran tersebut secara mendalam. “Jadi saya katakan: ‘Oke, saya tidak perlu terlalu memikirkannya’. Setelah bicara dengan orang-orang saya bilang kepada diri saya sendiri: ‘Ini adalah langkah ke depan yang terbaik buat saya’,” pungkasnya.