Detak Media — JAKARTA – Musim panas ini menjadi periode transisi yang signifikan bagi Liverpool. Namun, alih-alih diselimuti kekhawatiran, klub berjuluk The Reds justru menyambut era baru bersama pelatih Andoni Iraola dengan penuh antusiasme.
Penunjukan Iraola sebagai pelatih baru menggantikan Arne Slot menandai dimulainya babak baru bagi Liverpool. Bersamaan dengan kedatangan pelatih asal Spanyol tersebut, klub juga menghadapi kepergian sosok penting, Michael Edwards, yang merupakan CEO Fenway Sports Group (FSG). Kepergian Edwards terjadi setelah upaya pembentukan proyek kepemilikan multiklub yang gagal terwujud.
Perubahan manajemen diperkirakan belum akan berhenti. Direktur Keolahragaan Richard Hughes juga dikabarkan akan meninggalkan Anfield untuk bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Hilal.
Menanggapi berbagai perubahan ini, CEO Liverpool Billy Hogan menegaskan bahwa pergantian di klub sepak bola adalah hal yang lumrah terjadi. Ia meyakinkan bahwa klub berada dalam kondisi yang sangat baik dari berbagai aspek dan siap menyambut musim baru dengan semangat tinggi, terutama dengan kehadiran Iraola.
“Transisi dan perubahan itu tak terhindarkan di sepakbola. Dalam kasus kami, dengan pelatih baru datang, ada antusiasme nyata seputar pola pikir dan filosofi Andoni yang akan sangat dinikmati oleh para suporter,” ujar Hogan, mengutip BBC.
Hogan menambahkan, “Memang akan butuh waktu, tapi dalam hal transisi saya akan mengirim pesan bahwa kami ada di posisi yang sangat sehat sebagai sebuah klub. Kepemimpinan dari pihak pemilik sangat stabil dan kami menantikan musim depan dan berikutnya.”
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.