Detak Media — JAKARTA – Liverpool dihadapkan pada situasi genting di lini pertahanan menjelang dimulainya musim baru. Kondisi bek tengah tim berjuluk The Reds itu terbilang sangat tipis, terutama setelah Joe Gomez mengalami cedera saat laga pramusim.
Situasi ini memaksa manajer Liverpool, Andoni Iraola, untuk mencari solusi di tengah minimnya opsi pemain yang tersedia. Setelah kepergian Ibrahima Konate, skuad Liverpool saat ini hanya memiliki Virgil van Dijk sebagai bek tengah senior. Tiga pemain muda lainnya, Giovanni Leoni dan Jeremy Jacquet, baru saja pulih dari cedera dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali.
Dalam persiapan pramusim, Iraola terpaksa mengandalkan dua pemain muda, Mor Talla Ndiyae dan Ifeanyi Ndukwe. Keduanya masih berusia 18 tahun dan baru bergabung dengan klub. Meskipun demikian, Iraola memuji penampilan mereka yang dinilainya luar biasa di tengah tekanan.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan rekrutmen pemain baru untuk memperkuat lini pertahanan, Iraola menyatakan belum ada kabar terbaru. Ia mengakui bahwa timnya sangat kekurangan opsi di posisi bek tengah saat ini, terutama dengan belum pulihnya Virgil van Dijk sepenuhnya.
“Bek tengah sebenar-benarnya saat ini hanya Mor (Talla Ndiaye) dan Ife (Ndukwe) yang baru 18 tahun, baru gabung dengan klub, dan mereka bermain luar biasa baik,” ujar Iraola seperti dikutip dari situs resmi klub.
Iraola juga menyebutkan bahwa Luke Chambers, yang sejatinya bukan bek tengah, terpaksa dimainkan di posisi tersebut dalam laga melawan Wrexham. “Kemarin (lawan Wrexham) Luke Chambers bermain di posisi itu, dia bukan bek tengah tapi bermain sangat baik. Kami bakal harus begitu sampai beberapa pemain bisa dipulihkan,” tambahnya.
Meski demikian, Iraola optimis dengan kemampuan para pemain mudanya. Ia mengungkapkan rasa senangnya melihat ketenangan dan kesolidan tim di lini belakang saat menghadapi tim kuat seperti Sunderland dan Wrexham, meskipun diperkuat oleh bek tengah berusia 18 tahun. “Menurut saya Jeremy (Jacquet) siap main. Kami akan memulihkan Virgil, tapi saya senang bahwa ketika melawan Sunderland dan Wrexham, tim-tim bagus, dengan bek tengan 18 tahun, tim ini unjuk ketenangan, kesolidan di belakang, dan itu mengungkap banyak hal sangat baik soal mereka,” pungkasnya.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.