Detak Media — Liga Inggris musim 2026/27 telah mencatatkan sebuah rekor baru dalam sejarahnya. Musim depan akan menjadi musim dengan jumlah manajer baru terbanyak, yaitu sembilan orang yang memimpin tim-tim di kompetisi tersebut.
Angka ini melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada musim 2016/17, di mana terdapat delapan manajer baru. Sejak era Premier League bergulir pada tahun 1992, jumlah sembilan manajer baru ini merupakan yang terbanyak.
Kesembilan manajer baru tersebut adalah Xabi Alonso yang akan menukangi Chelsea, Marco Rose di Bournemouth, Pierre Sage untuk Crystal Palace, Gary O’Neil di Ipswich, Alvaro Arbeloa bersama Fulham, Andoni Iraola yang kini melatih Liverpool, Enzo Maresca menangani Manchester City, Matthias Jaissle memimpin Newcastle United, dan Oliver Glasner di Nottingham Forest.
Di antara nama-nama tersebut, Alonso, Arbeloa, Sage, dan Jaissle merupakan wajah-wajah yang benar-benar baru di kancah manajerial Liga Inggris. Menariknya, Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa memiliki ikatan masa lalu sebagai mantan pemain Liverpool, dan keduanya juga pernah menukangi tim muda Real Madrid.
Xabi Alonso sendiri telah menunjukkan kiprahnya yang gemilang bersama Bayer Leverkusen, meskipun pengalamannya di Madrid tidak secerah di Jerman. Kini, ia akan memulai petualangan baru bersama Chelsea.
Andoni Iraola sebelumnya sukses membawa Bournemouth menjadi tim kuda hitam yang diperhitungkan. Sementara itu, Enzo Maresca pernah melatih tim muda Chelsea dan berhasil membawa tim meraih gelar UEFA Conference League serta Piala Dunia Antarklub 2025.
Oliver Glasner, yang sebelumnya melatih Crystal Palace, berhasil membawa klub tersebut meraih trofi Piala FA, yang merupakan gelar pertama dalam sejarah klub, serta menjuarai UEFA Conference League.
Dengan berakhirnya era kepelatihan Juergen Klopp dan Pep Guardiola, para manajer baru ini diharapkan dapat membawa tim masing-masing bersaing dalam perburuan gelar juara di musim mendatang.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.