— JAKARTA – Mantan bek Liverpool yang kini menjadi komentator, Jamie Carragher, mengemukakan pandangannya bahwa tim berjuluk The Reds tersebut belum memiliki kekuatan yang memadai untuk bersaing memperebutkan gelar juara Premier League musim 2026/2027. Menurutnya, skuad yang ada saat ini masih memerlukan tambahan pemain berkualitas di beberapa posisi krusial.

Liverpool akan memulai musim baru di bawah arahan manajer baru, Andoni Iraola. Meskipun ada optimisme terhadap pelatih asal Spanyol tersebut, Carragher menilai bahwa manajemen klub masih memiliki pekerjaan rumah yang signifikan dalam bursa transfer musim panas ini.

Carragher secara spesifik menyebutkan bahwa Liverpool membutuhkan setidaknya dua bek tengah dan satu pemain sayap kanan yang berkualitas untuk dapat secara serius bersaing dalam perburuan gelar juara. Kebutuhan ini muncul seiring dengan kepergian beberapa pemain kunci di posisi tersebut pada bursa transfer kali ini.

Sejumlah pemain penting seperti Ibrahima Konate, Mohamed Salah, dan Andy Robertson dilaporkan telah meninggalkan Anfield pada musim panas ini. Hingga saat ini, Liverpool baru mengamankan dua rekrutan baru, yakni Jeremy Jacquet yang berposisi sebagai bek dan Victor Munoz yang beroperasi sebagai penyerang.

“Saya rasa saat ini Liverpool belum siap untuk memikirkan gelar juara. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi dalam sebulan ke depan, tetapi saya kira mereka masih jauh dari itu,” ujar Carragher seperti dilansir dari Metro.

Lebih lanjut, Carragher menambahkan, “Saya kira Liverpool butuh dua bek dan winger kanan top untuk masuk dalam persaingan atau perburuan. Mereka belum menggantikan Mohamed Salah. Kami justru mengejar Bradley Barcola dan saya duduk di sini, menggaruk kepala saya.”

Carragher juga menyoroti ketidakseimbangan dalam rekrutmen pemain di lini serang. “Manajer dan orang-orang yang mengurus transfer tahu lebih banyak soal apa yang terjadi di balik layar, apa yang dibutuhkan skuad, daripada saya. Tapi saya melihatnya dan kami punya sekitar empat pemain yang bisa main di sayap kiri dan malah mengejar Barcola. Mereka belum punya satu pemain pun di skuad yang main di sayap kanan,” kritiknya.