Detak Media — Pemain muda Spanyol, Fermin Lopez, menceritakan pengalaman pahitnya saat harus dicoret dari skuad timnas untuk Piala Dunia 2026 akibat cedera. Kendati sempat terpuruk, ia akhirnya merasakan kebahagiaan luar biasa setelah Spanyol berhasil keluar sebagai juara turnamen tersebut.
Lopez, yang sebelumnya turut berkontribusi membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024, terpaksa harus mengubur mimpinya berlaga di Piala Dunia 2026. Pelatih Luis de la Fuente memutuskan untuk mencoretnya setelah Lopez mengalami cedera metatarsal saat membela Barcelona melawan Real Betis di Liga Spanyol pada Mei lalu. Prediksi waktu pemulihan selama tiga bulan membuatnya harus absen.
Cedera tersebut datang di saat yang sangat tidak tepat bagi Lopez. Ia mengaku sangat kecewa hingga tidak sanggup menyaksikan pertandingan awal Spanyol di fase grup Piala Dunia. “Itu adalah musim panas terburuk dalam hidup saya. Saya sedang dalam periode terbaik dalam karier saya, semua berjalan lancar, kemudian cedera menghampiri,” ungkap Lopez kepada Radio Catalunya.
“Saya tak sanggup menonton pertandingan awal Spanyol di Piala Dunia. Saya ingin berada di sana,” tambahnya.
Namun, seiring berjalannya waktu, Lopez berhasil bangkit dari keterpurukan. Ia bahkan memutuskan untuk terbang ke Amerika Serikat guna menyaksikan langsung pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina. Kehadirannya di stadion semakin lengkap dengan ikut merasakan euforia perayaan gelar juara di lapangan.
“Saya bisa melaluinya berkat keluarga, pasangan, dan teman-teman. Saya butuh bantuan. Saya sudah memiliki dukungan sebelumnya, tapi pelatih saya amat membantu saya,” tutur Lopez mengenai proses pemulihannya.
“Saya sangat senang mereka bisa memenangi Piala Dunia. Menjelang akhir turnamen saya sudah merasa lebih baik dan memutuskan untuk pergi ke New York demi menonton final,” lanjutnya.
Di sisi lain, nasib baik juga menyertai Lopez dalam pemulihan cedera. Ia dilaporkan pulih sesuai dengan perkiraan dan optimis bisa kembali merumput sebelum musim baru dimulai pada Agustus mendatang. Ia berharap dapat tampil setidaknya dalam beberapa menit pada laga pramusim Trofi Joan Gamper yang akan digelar Barcelona pada 19 Agustus.
“Saya merasa lebih baik setiap hari. Saya tak lagi merasa tak nyaman, dan itu yang paling penting. Jika semuanya berjalan lancar, saya bisa bermain selama beberapa menit di trofi Joan Gamper,” pungkasnya.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.