— JAKARTA – Chelsea menghadapi tugas berat untuk merampingkan skuadnya yang membengkak jelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Dengan 40 pemain yang terdaftar, klub berjuluk The Blues ini berencana melakukan ‘bersih-bersih’ besar-besaran.

Sejauh ini, Chelsea telah mendatangkan sepuluh pemain baru, termasuk rekrutan terbaru seperti Danny Welbeck dan Jordan Henderson. Namun, baru tiga pemain yang berhasil dijual dan satu pemain dipinjamkan, yakni Alejandro Garnacho, membuat jumlah pemain di skuad menjadi berlebih.

Situasi ini menjadi pemandangan yang lazim bagi Chelsea setiap menjelang musim baru. Dengan 40 pemain dalam skuad, manajemen klub menyadari perlunya melakukan penjualan untuk menyeimbangkan komposisi tim.

Bursa transfer musim panas 2026 akan ditutup pada 1 September, memberikan waktu bagi Chelsea untuk mengamankan kesepakatan penjualan. Beberapa pemain dikabarkan masuk radar klub lain. Trevoh Chalobah, misalnya, dikabarkan diminati oleh Como dengan Chelsea mematok harga mulai dari 30 juta Euro.

Di lini pertahanan, Benoit Badiashile dilaporkan menjadi incaran Napoli dan Juventus, sementara Axel Disasi diminati oleh Crystal Palace.

Untuk lini serang, Liam Delap menarik perhatian Everton dan Leeds United. Pedro Neto menjadi komoditas panas dengan minat dari Manchester City dan Tottenham Hotspur.

Ada pula rencana peminjaman Mykhailo Mudryk ke Strasbourg, klub yang terafiliasi dengan Chelsea di Liga Prancis. Langkah ini diambil agar Mudryk dapat kembali menemukan performa terbaiknya setelah dua tahun absen akibat kasus doping.

Striker muda Marc Guiu juga disebut-sebut akan dilepas ke klub-klub Italia atau Spanyol. Nicolas Jackson pun dikabarkan akan mencari klub baru, dengan Besiktas menjadi salah satu tim yang berminat.

Para penggemar kini menantikan siapa saja pemain yang tidak lagi masuk dalam rencana manajer Xabi Alonso untuk musim mendatang.