Detak Media — London – Kebijakan transfer Chelsea di era Todd Boehly kerap menjadi sorotan karena cenderung merekrut pemain muda potensial. Namun, belakangan ini muncul kabar bahwa The Blues akan mendekati Jordan Henderson dan Danny Welbeck, sebuah manuver yang ternyata sesuai dengan keinginan pelatih Xabi Alonso.
Chelsea telah mengeluarkan lebih dari 200 juta paun pada bursa transfer musim panas ini untuk mendatangkan empat pemain dengan rata-rata usia 22-23 tahun. Musim lalu, Chelsea bahkan menjadi tim dengan rataan usia termuda di Premier League, yakni 23,4 tahun. Oleh karena itu, wajar jika rencana transfer Welbeck dan Henderson, yang keduanya berusia 36 tahun, menimbulkan pertanyaan.
Sebelumnya, Xabi Alonso juga sempat dikaitkan dengan kepindahan Granit Xhaka ke Chelsea, namun tawaran tersebut ditolak oleh Sunderland. Jika melihat pengalaman Xabi Alonso saat menangani Bayer Leverkusen, manuver seperti ini bukanlah hal yang mengherankan.
Saat membawa Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa terkalahkan, serta meraih gelar DFB-Pokal dan mencapai final Liga Europa, Xabi Alonso sangat mengandalkan kehadiran pemain-pemain senior atau yang biasa disebut “abang-abangan”. Di Leverkusen, sosok-sosok tersebut antara lain Granit Xhaka, Jonathan Tah, Lukas Hradecky, dan Robert Andrich.
“Pemain senior itu penting. Ketika Anda bicara dengan tim dan ingin menyampaikan pesan kepada pemain. Kami sering berdiskusi sebagai tim. Tapi, jika Anda tidak ada dengan tim, Anda berada di kantor, dan 2-3 pemain itu akan terus mengingatkan pesan Anda kepada para pemain,” ujar Xabi Alonso dalam sebuah wawancara pada musim 2023/2024.
Ia menambahkan, “Jadi, ketika Anda punya para pemain itu, maka setidaknya Anda bisa memegang hampir satu tim. Itu harus karena mereka bisa merasakan itu dan menjadi bagian dari tim karena komitmen serta keyakinan. Saya yakin pekerjaan saya lebih mudah karena adanya beberapa pemain seperti itu musim ini.”
Alonso juga mengungkapkan rasa keterhubungan yang kuat dalam timnya. “Saya merasa kami saling terhubung satu sama lain dan pelatih, staf, pemain berada di jalur yang sama,” pungkasnya.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.