— CHICAGO – Manajer Liverpool, Andoni Iraola, menilai kekalahan timnya dari Leeds United dalam laga uji coba pramusim memberikan pelajaran yang sangat berharga. Hal ini dianggapnya krusial dalam persiapan The Reds menyambut musim baru.

Liverpool menelan kekalahan 2-4 dari Leeds United pada pertandingan persahabatan yang digelar di Soldier Field, Senin (3/8/2026). Liverpool sempat unggul dua gol di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Luke Chambers dan Florian Wirtz.

Namun, Leeds United berhasil membalikkan keadaan setelah turun minum. Mereka sukses mencetak empat gol balasan melalui Brenden Aaronson, brace dari Dominic Calvert-Lewin, dan satu gol dari Sean Longstaff.

Pada pertandingan tersebut, Andoni Iraola menurunkan kombinasi antara pemain utama dan pemain muda sebagai starter. Di babak kedua, kesempatan bermain juga banyak diberikan kepada para pemain muda Liverpool dari bangku cadangan. Sementara itu, Leeds United menurunkan hampir seluruh pemain utamanya, yang membuat perbedaan kualitas kedua tim terasa signifikan, terutama di paruh kedua pertandingan.

Meski tidak puas dengan hasil akhir, Andoni Iraola menegaskan bahwa hasil bukanlah prioritas utama dalam sebuah laga uji coba. Baginya, yang terpenting adalah para pemainnya dapat belajar banyak dari kekalahan ini.

“Saya rasa kita belajar banyak hal. Jelas ini bukan hasil yang kita inginkan, tetapi saya pikir ini mungkin pertandingan uji coba paling bermanfaat yang pernah kita mainkan – secara positif di babak pertama dan secara negatif di babak kedua,” ujar Iraola dikutip dari situs resmi Liverpool.

“Saya rasa kita telah belajar banyak dari hari ini dan saya pikir kita dapat mengambil kesimpulan yang baik dan menyelesaikan beberapa masalah,” tambahnya.